KOTA PELABUHAN HIDUPKU

by - Mei 24, 2021

 




  Dokumen Pribadi

Kalo mau jujur, sejujur - jujurnya, aq ga punya banyak keberanian untuk menulis, kisah yang sangat menyakitkan ini, namun hanya ini jalan satu satu nya, karena ingin suatu saat nanti ada kenangan sekaligus mengingatkanku masa saat ini, jika suatu saat nanti jaman telah berubah....

Okey... kita mulai aja.... 

Masih Ingat dibulan  Maret 2020, waktu itu aq masih berada di Yogyakarta, setelah sekian kali nya wara - wiri bolak balik Bali - Jogja karena ada urusan pekerjaan. saat itu Negara China sedang berjibaku melawan Virus Covid19 dan meningkatnya angka kematian , Disana aq yang masih duduk manis, Nongkrong menikmati udara malam sekaligus dengerin alunan angklung di sepanjang jalan malioboro. tak terpikirkan virus akan begitu cepatnya masuk dan bermutasi ke indonesia.

Dibulan yang sama, seketika indonesia melakukan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar )  Akses Jawa - Bali pun akan di tutup, hal ini di lakukan untuk menekan angka penyebaran virus covid19. dan saat itu juga tanpa berfikir panjang, aq pulang  ke Bali dengan bawa barang seadanya, sebagian baju dan barang lain nya masih tertinggal di penginaman waktu itu, motor pun ku tinggal.

Keesokan harinya, sampailah kami dibali, melihat keadaan bali yang sangat menyedihkan , toko , hotel , villa , cafe , dan tempat tempat wisata lainnya di tutup paksa karena aturan dari pemerintah untuk antisipasi penyebaran virus.

Apa yang terjadi, penyebaran virus mungkin bisa di tekan , namun laju pertumbuhan ekonomi mati total, tidak dapat di hindari betapa tidak hati ini mejerit meronta - ronta , Ada apa dengan Negriku ini..?Keadaan seperti kembali ke jaman tahun 90an Bali yang sepi , sunyi , dan hampir semua pedagang di kawasan legian pulang kampung, Hotel , Villa , Restaurant mulai banyak yang di jual, tutup , dan gulung tikar.

Dokumen Pribadi

Lalu Bagaimana dengan tagihanku......??? siapa yang akan bertanggung jawab untuk itu semua ??klo hotel itu sudah tutup dan karyawan semua di rumahkan....,!!sekian kali aq tlp, chatt , email, untuk tanyakan kapan bisa di bantu pelunasan atas beberpa nota yang masih outstanding di hotel tsb, setidaknya ada uang masuk untukku bertahan hidup.... Tapi apa daya.. merekapun tak punya kemampuan untuk melakukan pembayaran.....

Okey,.... aq mulai berfikir, apa yang harus di lakukan untuk melanjutkan perjalanan ini, segala cara ku lakukan, untuk bertahan hidup, aq jualan kepasar - pasar, jualan sabun , rinso , jualan roti , tape, sampe celana kolor....


Dokumen Pribadi

wahhh... hahaha... sempet juga ikutan bisnis bisnis gilaa... hahhaha

sudahlah,,,,,,

Semua sudah di lakukan , semua di berdayakan...Tak terelakkan juga, Rumah kami Tercinta hasil kerja keras selama ini, juga sudah tidak bisa ku pertahankan , Isak Tangis menyeliputi hari hari itu, sudah segala upaya ku lakukan demi menyelamatkan rumah itu, namun takdir berkata lain, Yaa... sudah lahh IKLAS, Segala yang kita genggam saat ini, tidak sepenuhnya milik kita, jika saatnya telah tiba, harus di kembalikan, hanya iklas lah jalan satu satunya yang bisa di lakukan.Terima kasih Tuhan, kejadian ini memberikan ku pengalaman sekaligus perjalan hidup yang luar biasa,

Dokumen Pribadi

Setelah urusan rumah selesai.....Aku mulai berfikir ,melihat dan memperhatikan keadaan lingkungan di Bali, dengan kondisi seperti ini, Bali Yang selalu hidup ketergantungan dari pariwisata mancanegara, Bagaimana bisa pulih dalam jangka waktu dekat, itu sangat mustahil... pada kenyataan nya yang kulihat, negara negara lain pun masih menutup masyarakatnya untuk berkunjung ke negara lain. 

Dan Bulan Juli 2020 berbekal uang sisa penjualan rumah , kami putuskan untuk pindah dan menetap di Yogyakarta, Dengan harapan setidaknya kami bisa bertahan hidup di tengah pandemi yang sedang menyelimuti indonesia. Walaupun  saat itu aq merasa tidak begitu yakin, ini akan berjalan lancar tapi setidaknya Hati ini terhibur dengan suasana baru, setelah aq kehilangan rumahku, sempet kepikiran juga, jika nanti keberuntungan kami tidak di kota ini, mungkin aq akan pindah ke Surabaya atau Ibu Kota Jakarta. yaaahhh... begitulah tekad yang ada dalam pikiranku,Sudah ku pastikan aq tak akan pulang  sebelum Benderaku berkibar, sembari berteriak Merdeka...!!!!



Dokumen Pribadi

Apa yang terjadi, Usaha yang kubangun dikota ini berjalan lancar, Mobilitas ekonomi masih sangat terjaga dengan baik, meski jogja itu wisata lokal , tapi jangan salah orang lokal  jauh lebih Royal belanja dari pada Wisatawan Mancanegara . dan sepertinya alam merestui perjalananku, usahaku pelan pelan mulai berjalan. aq bahagia walau sekalipun tidak membuatku kaya namun selalu membuatku merasa cukup. aku yakin semuanya akan beres pada waktunya.....  mungkin saja manusia bisa berhianat tapi tentu tidak dengan TUHAN ku , aq yakin jika saja kita mau berusaha akan ada selalu jalan keluar dari maslaah yang kita hadapi.

Terima Kasih untuk keluarga yang masih senantiasa mendukungku, semangat kalian sangat mempengaruhi mentalku, sehingga aq kuat bertahan melewati siklus kehidupan ini.Ku ucapkan Banyak terima kasih  untuk D I Yogyakarta , lingkungan yang positif , temen - temen baru , yang sangat wellcome  menyabut kehadiranku, Kota di mana aku merasakan kedamaian , Kota Ternyaman , kota yang sudah dari dulu menjadi pilihanku, kini menjadi kota pelabuhan hidupku. aq tak mungkin lupakan kota kelahiranku, namun tak bisa ku pungkiri kota inilah yang mampu ciptakan damai dalam hatiku.

Bali....., aq pasti akan kembali dengan sejuta pengalaman dan pengetahuan, Restui jalanku, Ringankan langkahku  untuk mengejar segala kegilaanku, mimpi mimpiku, Sampai tak ada satu orangpun yang akan memandangku dengan sebelah mata.









#semangat pejuang kehidupan


by.itajegegbali 


You May Also Like

1 komentar

  1. Lucky Club Casino Site Review 2021
    Lucky Club has operated since 2013 and offers a diverse range of games including slot, table games, scratch cards, video poker, keno, bingo,  luckyclub.live Rating: 5 · ‎Review by Lucky Club

    BalasHapus